EP10. Aktivitas Generasi Berbasis Arsitektur
🏛️ Putus dengan Kotak Hitam "Tulis Saja"​
"Tulis laporan."
Model terbaru melontarkan puluhan halaman masuk akal dalam detik—judul, outline, isi. Baca dengan saksama dan Anda menggelengkan kepala: lompatan logika, kedalaman tidak merata, tanpa garis tajam. "Buat lebih panjang" hanya menambah volume, bukan kepuasan.
Jika pembelajaran Sokratik melatih metakognisi, sumbu besar kedua Cocrates—generasi artefak—memblokir generasi tanpa pikir secara desain. Cocrates jelas: artefak bagus hanya datang dari arsitektur solid—dan arsitektur adalah seperangkat keputusan manusia.
🏗️ Apa Arti "Tulis Saja" Sebenarnya: Tulis Apa Saja​
Arsitek yang menumpuk bata tanpa pertanyaan membangun rumah dengan jendela kamar mandi menghadap ruang tamu. Menghasilkan tanpa struktur adalah pertaruhan yang sama.
Output tanpa arsitektur membiakkan tiga masalah fatal:
- Logika dan konsistensi runtuh: AI menulis kalimat berikutnya yang masuk akal—bukan keseluruhan koheren. Bagian saling bertentangan.
- Akuntabilitas hilang: Ketika seseorang bertanya "mengapa alur ini?" Anda tidak bisa menjawab—AI yang memilih arsitektur, bukan Anda.
- Kotak hitam tidak dapat ditinjau: Tanpa blueprint tidak ada verifikasi—hanya "apakah terbaca lancar?"
🔍 ASR: Membuat Arsitektur Samar Menjadi Konkret​
"Rancang arsitektur dulu—kedengarannya benar, tapi rancang apa?"
Cocrates menggunakan ASR (Architecturally Significant Requirement)—kendala yang secara material mengubah komposisi, kualitas, dan pengiriman.
- ASR laporan: "Audiens adalah C-suite" → kepadatan ringkasan, struktur kesimpulan di depan.
- ASR deck: "Tepat 10 menit" → jumlah slide, batas pesan utama.
- ASR blog teknis: "Junior developer" → kedalaman penjelasan jargon, rasio analogi.
Lewati ASR eksplisit dan AI mengisi keheningan dengan default diam—pilihan "cukup masuk akal" yang tidak pernah Anda setujui. Bergerak tanpa menandai apa yang rapuh (ASR) dan penggerak menumpuk buku di peralatan kaca Anda.
🏡 Empat Lapisan—Seperti Membangun Rumah​
[Identifikasi concern / ASR] → [ADR: alternatif & keputusan] → [Spec: blueprint terintegrasi] → [Generasi & Verifikasi]
- 1. Concern / ASR: Permukaan percabangan struktural besar—satu cerita vs. dua, atap vs. kamar atap.
- 2. ADR (Any Decision Record): Untuk area yang didelegasikan, susun 2–3 opsi nyata dengan trade-off; pengguna memutuskan; jejak audit dicatat.
- 3. Spec: Gabungkan persyaratan dan ADR yang disetujui menjadi satu blueprint mandiri—bangun tanpa membaca ulang seluruh chat.
- 4. Generasi & Verifikasi: Hasilkan dari spec yang disetujui saja, bukan prompt pertama. Lalu verifikasi item per item—dan tangkap ASR tidak terdokumentasi yang diselundupkan AI.
📝 Ringkasan Tiga Baris​
- "Tulis saja" = "tulis apa saja." Generasi tanpa arsitektur adalah kotak hitam tak terkendali.
- Patahkan default diam. Identifikasi ASR; jalankan ADR sebelum membangun.
- Cocrates tidak menyingkirkan manusia. Setiap langkah—Anda meninjau, memutuskan, menyetujui. Anda memiliki blueprint.
🎬 Selanjutnya​
Kita telah membahas mengapa pipeline arsitektur ada. Berikutnya: empat skill spesialis—adr-writing, spec-writing, spec-driven-generation, spec-driven-verification—template dan aturan di dalamnya.
"Peras arsitektur sebelum menulis. Jika arsitektur kokoh, konten tidak goyah."
Seri ini memperkenalkan framework Cocrates Harness. Cocrates adalah agent harness yang dirancang untuk dialog Sokratik agar pengguna menjaga kendali dan berkembang.