Lewati ke konten utama

EP12. Skill Pembuatan Alur Kerja Berbasis Arsitektur

Prinsip Pembuatan Skill Cocrates


Sejauh ini kita mempelajari dua mode generasi Cocrates.

Pertama: Jika skill khusus ada untuk A, gunakan. "Generate a blog series"blog-series-authoring. Cepat dan sederhana.

Kedua: Jika tidak, fallback ke spec-driven-generation. ASR → ADR → Spec → Generation → Verification.

Tapi setelah Ep11, Anda mungkin bertanya-tanya:

"Bagaimana jika skill yang saya butuhkan sama sekali tidak ada?"

Misalnya Anda butuh "hasilkan laporan code review rutin." Tidak ada skill seperti itu. Anda bisa fallback setiap kali—atau bangun skill sekali jika pola akan diulang.

Hari ini: generating-skill-creation—skill untuk membuat skill.


🔍 Meta-Skill: Skill untuk Membuat Skill

generating-skill-creation adalah meta-skill Cocrates. Berbeda dari skill normal yang menghasilkan artefak, ia merancang dan membuat skill itu sendiri.

Bandingkan dengan analogi:

  • Skill normal: "Tangkapkan ikan" → teknik memancing
  • Meta-skill: "Ajari saya memancing" → mengajarkan memancing

generating-skill-creation berjalan pada lima Artifact Components:

Lima Artifact Components:

  1. Assignment & Constraints: Masalah dan batasan apa yang diselesaikan skill ini?
  2. Context & Rules: Konteks dan aturan apa yang mengatur skill?
  3. Entities: Konsep dan objek apa yang ditangani skill?
  4. Space & Placement: Di mana output hidup dan bagaimana disusun?
  5. Structure & Flow: Apa alur dan struktur tahap demi tahap?

Mendefinisikan kelimanya adalah langkah pertama pembuatan skill.


❄️ Lima Tahap Snowflake — Konkretisasi Bertahap

Setelah Components teridentifikasi, Cocrates menyempurnakan skill melalui lima tahap Snowflake:

Tahap 1 — Define: "Apa yang dilakukan skill ini?" Definisikan Kernel dalam satu kalimat.

Tahap 2 — Plan: "Dalam urutan apa?" Rencanakan tahap keseluruhan dan urutan.

Tahap 3 — Architecture Design: "Bagaimana komponen saling berhubungan?" Rancang Entities, Space, Flow.

Tahap 4 — Detail Design: "Apa yang persis terjadi setiap tahap?" Input, output, kondisi persetujuan, larangan.

Tahap 5 — Generation: "Hasilkan SKILL.md." Hanya setelah semua desain selesai.

Satu aturan krusial:


🚫 Aturan Mutlak — Tidak Ada Generasi Sebelum Detail Design Selesai

Di antara prinsip generasi Cocrates, ini ditegakkan paling ketat:

"Jangan pindah ke Generation sampai Detail Design sepenuhnya selesai."

Mengapa? Prinsip Ep2: "The unexamined code is not worth generating." Skill secara permanen mendefinisikan perilaku AI. Skill buruk berulang kali menghasilkan hasil buruk.

Jadi dalam Detail Design, Cocrates memeriksa secara ketat:

  • Apakah input dan output jelas per tahap?
  • Gerbang persetujuan di setiap tahap?
  • Apakah larangan konkret?
  • Bagaimana pengecualian ditangani?

Tidak satu baris SKILL.md sampai setiap pertanyaan terjawab.


🔄 Tujuh Tahap Meta Snowflake — Gambaran Lebih Besar

Lima tahap Snowflake adalah proses desain skill dasar. generating-skill-creation melukiskan gambaran lebih besar: tujuh tahap Meta Snowflake.

Kernel → Components → Frame → Outline → Spec → Skill → Verification

Secara berurutan:

Kernel: Satu kalimat mendefinisikan tujuan skill.

Components: Identifikasi dan definisikan lima Artifact Components.

Frame: Struktur dan kerangka keseluruhan—tahap mana yang ada.

Outline: Detail Frame—sub-item dan alur per tahap.

Spec: Spec mandiri mengintegrasikan semua keputusan. Siapa pun yang hanya membaca Spec memahami perilaku penuh.

Skill: Hasilkan SKILL.md dari Spec.

Verification: Apakah skill sesuai Spec? Ada yang hilang?

Bukan urutan murni atau paralel—setiap tahap bergantung pada sebelumnya; umpan balik verifikasi bisa kembali ke tahap lebih awal.


🎯 Penyempurnaan Per Tahap — Strategi Lazy Refinement

Satu prinsip penting dalam tujuh tahap Meta Snowflake:

Components tidak terkonkretisasi dengan kecepatan sama.

Beberapa sangat spesifik di awal; beberapa baru jelas di akhir. Cocrates menyebut ini Lazy Refinement.

Contoh: Entities mendapat bentuk kasar di Kernel/Components, detail di Outline/Spec. Structure & Flow butuh detail dari Frame ke depan.

Mengapa? Hindari keputusan prematur. Penguncian awal membuat opsi lebih baik nanti sulit diadopsi. Lazy refinement menunda keputusan untuk menjaga fleksibilitas.


💡 Wawasan Hari Ini: Skill adalah SOP AI

Skill adalah memberi AI SOP (Standard Operating Procedure).

Ketika karyawan baru bergabung, Anda ajarkan alur kerja: "Ketika permintaan ini datang, cek A, tinjau B, lalu lakukan C."

Skill melakukan itu untuk AI: "Untuk jenis permintaan ini, bekerja begini."

Setelah didefinisikan, skill adalah aset yang dapat dipakai ulang—hari ini, minggu depan, setahun dari sekarang, kualitas sama.

Permintaan sekali pakai adalah konsumsi. Skill adalah aset.


📌 Poin Penting

  1. generating-skill-creation adalah meta-skill berbasis lima Artifact Components.
  2. Lima tahap Snowflake: Define → Plan → Architecture Design → Detail Design → Generation—dengan gerbang persetujuan antar tahap.
  3. Aturan mutlak: tidak ada Generation sebelum Detail Design selesai. Skill buruk melipatgandakan output buruk.
  4. Tujuh tahap Meta Snowflake: Kernel → Components → Frame → Outline → Spec → Skill → Verification.
  5. Lazy refinement: jangan konkretisasi semuanya sekaligus—hanya saat dibutuhkan.

Tanyakan pada diri sendiri:

  • Bisakah Anda menjelaskan Snowflake lima vs Meta Snowflake tujuh?
  • Bisakah Anda menyebutkan dan menjelaskan lima Artifact Components?
  • Mengapa Lazy Refinement penting?

🎬 Selanjutnya

Kita sudah mencakup seluruh Cocrates.

Ep1–2 filosofi dan prinsip, Ep3 instalasi, Ep4–6 praktik, Ep7–10 internal, Ep11–12 skill inti dan meta.

Kita siap menggunakan Cocrates.

Tapi satu pertanyaan penting tetap ada:

"Apakah itu akhirnya? Apakah 'menggunakan Cocrates dengan baik' cukup?"

Tidak. Bagian sebenarnya dimulai sekarang. Menggunakan Cocrates saja tidak cukup.

Ep13: Pengguna harus berevolusi; Cocrates Harness juga harus berevolusi—dan keduanya membentuk loop umpan balik yang saling memperkuat.

"Menggunakan Cocrates saja tidak cukup—Anda harus mengevolusikan Cocrates."


Seri ini memperkenalkan framework Cocrates Harness. Cocrates adalah agent harness yang dirancang untuk dialog Sokratik agar pengguna tetap memegang kendali dan terus berkembang.