Lewati ke konten utama

EP12. Skill Pembuatan Alur Kerja

🏛️ Meta-Engine dan Meta Snowflake 7 Langkah

Episode terakhir: dari halaman kosong melalui ASR, ADR, Spec, hingga pembangunan bertahap.

Pipeline generik itu mengasumsikan struktur tidak jelas di awal. Tapi untuk deck slide atau seri blog teknis dengan alur kerja terbukti dan berulang, menjalankan ASR/ADR universal setiap kali boros.

Masuk generating-skill-creation—merancang skill khusus seperti document-authoring dan presentation-authoring. Bukan artefaknya—resep untuk menghasilkannya. Mari buka jantung meta-skill ini.


🧩 Lima Prisma untuk Mendekomposisi Artefak

Ketika diminta merancang skill generasi baru, generating-skill-creation merobek target menjadi lima dimensi:

KomponenPeranContoh seri blogContoh generasi gambar
Assignment & ConstraintsRuang lingkup, standar kualitas, tabu, kriteria suksesTema seri, audiens, jumlah episodeResolusi, format, batas warna
Context & RulesAturan domain, world-building, panduan gayaNorma platform, nadaPanduan merek, palet
EntitiesBlok bangunan yang dapat digunakan kembaliIsi episode, outlineIkon, logo, aset karakter
Space & PlacementTata letak fisik/visualUrutan episode dalam alur seriTata letak kanvas, penempatan objek
Structure & FlowKonten hierarkis dan hierarkiIntro → isi → kesimpulanUrutan layer, hierarki visual

❄️ Pipeline Meta Snowflake 7 Langkah

Cocrates tidak melempar blob prompt sekali pakai. Di bawah kontrol ketat Snowflake—tanpa generation hingga detail design terkunci—ia menjalankan tujuh langkah:

[1. Kernel] ─→ [2. Components] ─→ [3. Frame] ─→ [4. Outline] ─→ [5. Spec] ─→ [6. Skill] ─→ [7. Verification]

1. Kernel (Definisi satu kalimat)

Identitas dan misi dalam satu kalimat. Jika goyah, tidak ada langkah berikutnya.

"Skill ini membantu menghasilkan [jenis artefak] dalam [situasi] melalui [tahap yang dapat ditinjau]."

2. Components (Identifikasi dimensi)

Katalog apa yang harus ditangani skill menggunakan lima prisma.

3. Frame (Desain alur kerja)

Rancang alur kerja Snowflake 5 langkah skill baru, pohon file perantara, dan gerbang persetujuan pengguna.

4. Outline (Spesifikasi per tahap)

Untuk setiap tahap: Input, Aktivitas pembuatan, Kriteria penyelesaian, Pertanyaan tinjauan, Kriteria persetujuan—agar perantara mendarat di disk, bukan di chat yang tidak stabil.

5. Spec (Rakit spesifikasi)

Kunci frontmatter, kapan digunakan, prosedur, aturan dialog, larangan untuk .SKILL.md final.

6. Skill (Hasilkan file skill)

Hanya dari spec yang disetujui, bangun .opencode/skills/{skill-slug}/SKILL.md.

7. Verification (Pemeriksaan harness)

Konfirmasi file mematuhi aturan harness dan berjalan dengan benar.


🚫 Larangan Meta-Engine

Saat generating-skill-creation berjalan, agent tidak dapat:

  • Menghasilkan artefak akhir secara kasar karena belum ada skill yang cocok.
  • Mengisi template SKILL.md tanpa analisis multi-dimensi.
  • Merancang skill tanpa gerbang tinjauan/persetujuan pengguna.
  • Membiarkan perantara hanya di chat tanpa isolasi file.

📝 Ringkasan Tiga Baris

  1. generating-skill-creation menambahkan resep ke sistem—bukan hidangan sekali pakai.
  2. Lima dimensi—assignment, konteks, entitas, ruang, struktur—menghasilkan alur kerja khusus yang presisi.
  3. Skill khusus dimuat otomatis untuk permintaan berulang dan berkembang bersama pengguna.

🎬 Selanjutnya

Anda telah menguasai Learning → Generasi Artefak → Penulisan Meta Skill.

Dengan arsitektur dipahami—komitmen apa yang harus dipegang pengguna, dan bagaimana harness berkembang berkelanjutan? Episode kedua dari terakhir menutup busur.

"Saat Anda mengkodekan skill dalam sistem, know-how Anda terukir ke dalam gen AI."


Seri ini memperkenalkan framework Cocrates Harness. Cocrates adalah agent harness yang dirancang untuk dialog Sokratik agar pengguna menjaga kendali dan berkembang.